Rabu, 26 Oktober 2016

Laporan praktik MAIL SERVER

Nama : Ina Laila Dzikrun Niswan
Mail Server
Guru : Rahmat Sukma Wijaya
Kelas : XII TKJ 2
Mapel : Adminjar
Sekolah : SMKN 1 CIHAMPELAS
Tanggal : 22 oktober 2016
   Daftar Isi
I.             Dasar Teori
II.           Topologi
III.          Alat dan bahan
IV.         Keselamatan kerja
V.          Gambar dan langkah kerja
VI.         Kesimpulan
VII.       Referensi

 

I.            Dasar Teori

     Mail Server atau E-Mail Server adalah perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, mail server juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa ftp. Selain itu mail server juga dapat dikatakan sebagaiaplikasi yang digunakan untuk penginstalan email. 

     Sebuah 
komputer yang didedikasikan untuk menjalankan jenis aplikasi perangkat lunak komputer yang juga disebut Mail Server, hal ini dianggap sebagai jantung dari setiap email sistem. Mail Server biasanya dikelola oleh seorang yang biasanya dipanggil post master.

Tugas Post Master 
- Mengelola Account
- Memonitor Kinerja Server
- Tugas Administratif Lainnya

II.          Topologi


III.        Alat dan Bahan
1. satu perangkat PC/Laptop
2. VDI Debian 7
3. Aplikasi Virtualbox
4. Aplikasi Putty


IV.        Keselamatan Kerja
1. berdoa sebelum praktek
2. praktik sesuai dengan soal dan paduan belajar
3. memakai jas Lab ketika praktek
4. memakai alas kaki ketika praktek
5. tertib saat praktek

V.          Gambar dan langkah kerja

1.    langkah pertama, buka debian, kemudian log in dan masuk ke super user

2.    pastika padadebian sudah di instalkan postfix, courier-imap dan courier-pop. Jika sudah maka check ketiganya dengan menggunakan perintah :
# /etc/init.d/postfix status
# /etc/init.d/courier-imap status
# /etc/init.d/courier-pop3 status
Jika ketiganya sudah ada dan beralan maka akan muncul :
[ok] postfix is running
[ok] courier IMAP server is running
[ok] courier POP3 server is running

3.    selanjutnya setting ip address pada pada laptop dan server
ip laptop : 199.189.20.2
ip server : 199.189.20.1



4.    setelah itu cek koneksi server ke laptop dan laptop ke server menggunakan cmd

5.    selanjutnya buat DNS server dengan menggunakan :
IP : 199.189.20.1
Domain : ina.web.id
*pembuatan DNS server sudah saya jelaskan di postingan sebelumnya*
cek kembali DNS server yang telah di buat dengan menggunakan cmd :
nslookup 199.189.20.1
nslookup ina.web.id


6.    Membuat mail direktori yang berfungsi untuk direktori INBOX, pada setiap user yang terdaftar. Dengan menggunakan perintah :
# maildirmake /etc/skel/maildir


7.    Membuat mail account
Menambahkan dua user untuk pengujian nanti, dan karena kita sudah membuat direktori maildir tadi maka setiap user akan mendapat maildir otomatis.
Pembuatan user dengan menggunakan perintah :
# adduser ina
Password ina
#adduser dina
Password dina
Kemudian akan muncul seperti nama lengkap, nomor ruangan, dll. Isi sesuai kebutuhan, anda bisa mengosongkannya dengan menekan enter. kemudian akan muncul pilhan y/n, tekan y lalu enter



8.    Cek user untuk mengetahui apakah user yang telah dibuat tadi sudah berhasil
Dengan menggunakan perintah :
# ls /home

9.    Konfigurasi postfix
Dengan menggunakan perintah :
#pico /etc/postfix/main.cf
Kemudian tambahkan # home_mailbox = maildir/ pada baris paling bawah.

10. Masih di konfigurasi postfix
Dengan menggunakan perintah :
# dpkg-reconfigure postfix
a.    Klik ok /enter

b.    Pilih situs internet pada tpe umum konfigurasi email, kemudian tekan ok/enter
c.    Tambahkan nama domain yaitu ina.web.id pada system mail name
                        
d.    Kosongkan pada bagian penerima surel root dan postmaster
                        
e.    Masuk ke tujuan lain tuk menerima surel, ketikan :
ina.web.id, debian.ina, localhost.ina, localhost

f.     Pada pilihan “paksa sinkronasi pembaharuan pada antrean surel” pilih tidak lalu enter

g.    Tekan ok atau enter pada langkah berikutnya

h.    Tekan ok pada jaringan lokal :

i.      Pilih tidak pada “gunakan promail untuk pengiriman lokal”

j.      Nol (0) pada  batasan ukuran mailbox, kemudian tekan ok /enter :

k.    (+) karakter ekstensi alamat lokal

l.      Pilih ipv4 pada protokol inter yang digunakan

m.   Jika sudah maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini

11. Tambahkan subdomain mail pada db.ina
Dengan menggunakan perintah :
pico /var/cache/bind/db.ina
 
12. Pengujian satu di port 25
Dengan menggunakan perintah :
# telnet mail.ina.web.id lan 25
# mail from: ina
# rcpt to: dina
# data
# (isi pesan)
# quit

13. Pengujian 2 pada pop3 port110

14. Selanjutnya, konfigurasi squirelmail
Dengan memnggunakan perintah :
# pico /etc/apache2/apache2.conf
Tambahkan di baris paling bawah :
# /etc/squirelmail/apache.conf

15. Ketikan perintah :
# pico /etc/squirrelmail/apache.conf

16. Kemudian restart
Dengan menggunakan perintah :
# /etc/init.d.apache2 restart
17. Pengujian WEBMAIL server
Cek pada browser dengan menggunakan perintah :
Mail.ina.web.id
user : ina
pass :  ina
18. Pengujian log in dan kirim email
Setelah log in klik compose kemudian isi penerima email dan isi pesan
19. Kemudian log in dengan user kedua
User : dina
Pass : dina
20. Pengujian log in dan cek email
Setelah berhasil log in, kemudian akan muncul email masuk dari ina ke dina

21. Selesai


VI.        Kesimpulan

Dari ini semua, dapat kita ambil kesimpulan mail server sangat diperlukan mengigat kegunaannya yang sangat banyak, antara lain :
1.    Menjaga keamanan dari data spam dan virus
2.    Dapat menghubungkan email dengan domain yang berbeda
3.    Mempermudah user access


VII.      Referensi




1 komentar:

  1. nilai 90,
    pada topologi tambahkan alamat mail,

    pada kesimpulan:
    "1. Menjaga keamanan dari data spam dan virus
    2. Dapat menghubungkan email dengan domain yang berbeda
    3. Mempermudah user access"
    adakah pada hasil praktik?

    BalasHapus