Nama : Ina Laila Dzikrun Niswan
|
Mail
Server
|
Guru :
Rahmat Sukma Wijaya
|
Kelas :
XII TKJ 2
|
Mapel :
Adminjar
|
|
Sekolah :
SMKN 1 CIHAMPELAS
|
Tanggal : 22 oktober 2016
|
Daftar Isi
I.
Dasar Teori
II.
Topologi
III.
Alat dan bahan
IV.
Keselamatan kerja
V.
Gambar dan langkah kerja
VI.
Kesimpulan
VII.
Referensi
I.
Dasar Teori
Mail Server atau E-Mail Server adalah perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau
informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, mail server
juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa ftp. Selain itu
mail server juga dapat dikatakan sebagaiaplikasi yang digunakan untuk
penginstalan email.
Sebuah komputer yang didedikasikan untuk menjalankan jenis aplikasi perangkat lunak komputer yang juga disebut Mail Server, hal ini dianggap sebagai jantung dari setiap email sistem. Mail Server biasanya dikelola oleh seorang yang biasanya dipanggil post master.
Tugas Post Master
- Mengelola Account
- Memonitor Kinerja Server
- Tugas Administratif Lainnya
Sebuah komputer yang didedikasikan untuk menjalankan jenis aplikasi perangkat lunak komputer yang juga disebut Mail Server, hal ini dianggap sebagai jantung dari setiap email sistem. Mail Server biasanya dikelola oleh seorang yang biasanya dipanggil post master.
Tugas Post Master
- Mengelola Account
- Memonitor Kinerja Server
- Tugas Administratif Lainnya
II.
Topologi
III.
Alat dan Bahan
1. satu perangkat
PC/Laptop
2. VDI Debian 7
3. Aplikasi Virtualbox
4. Aplikasi Putty
IV.
Keselamatan
Kerja
1. berdoa sebelum praktek
2. praktik sesuai dengan soal dan paduan belajar
3. memakai jas Lab ketika praktek
4. memakai alas kaki ketika praktek
5. tertib saat praktek
V.
Gambar dan langkah kerja
1.
langkah pertama, buka debian,
kemudian log in dan masuk ke super user
2. pastika padadebian sudah di instalkan postfix,
courier-imap dan courier-pop. Jika sudah maka check ketiganya dengan
menggunakan perintah :
# /etc/init.d/postfix status
# /etc/init.d/courier-imap status
# /etc/init.d/courier-pop3 status
Jika ketiganya sudah ada dan beralan maka
akan muncul :
[ok] postfix is running
[ok] courier IMAP server is running
[ok] courier POP3 server is running
3. selanjutnya setting ip address pada pada laptop dan
server
ip laptop : 199.189.20.2
ip server : 199.189.20.1
4. setelah itu cek koneksi server ke laptop dan laptop ke
server menggunakan cmd
5. selanjutnya buat DNS server dengan menggunakan :
IP : 199.189.20.1
Domain : ina.web.id
*pembuatan DNS server sudah saya jelaskan di
postingan sebelumnya*
cek kembali DNS server yang telah di buat
dengan menggunakan cmd :
nslookup 199.189.20.1
nslookup ina.web.id
6. Membuat mail direktori yang berfungsi untuk direktori
INBOX, pada setiap user yang terdaftar. Dengan menggunakan perintah :
# maildirmake /etc/skel/maildir
7. Membuat mail account
Menambahkan
dua user untuk pengujian nanti, dan karena kita sudah membuat direktori maildir
tadi maka setiap user akan mendapat maildir otomatis.
Pembuatan
user dengan menggunakan perintah :
#
adduser ina
Password
ina
#adduser
dina
Password
dina
Kemudian
akan muncul seperti nama lengkap, nomor ruangan, dll. Isi sesuai kebutuhan,
anda bisa mengosongkannya dengan menekan enter. kemudian akan muncul pilhan
y/n, tekan y lalu enter
8. Cek
user untuk mengetahui apakah user yang telah dibuat tadi sudah berhasil
Dengan
menggunakan perintah :
#
ls /home
9. Konfigurasi
postfix
Dengan
menggunakan perintah :
#pico
/etc/postfix/main.cf
Kemudian
tambahkan # home_mailbox = maildir/ pada baris paling bawah.
10. Masih
di konfigurasi postfix
Dengan
menggunakan perintah :
#
dpkg-reconfigure postfix
a. Klik
ok /enter
b. Pilih
situs internet pada tpe umum konfigurasi email, kemudian tekan ok/enter
c. Tambahkan
nama domain yaitu ina.web.id pada system mail name
d. Kosongkan
pada bagian penerima surel root dan postmaster
e. Masuk
ke tujuan lain tuk menerima surel, ketikan :
ina.web.id, debian.ina, localhost.ina, localhost
ina.web.id, debian.ina, localhost.ina, localhost
f. Pada
pilihan “paksa sinkronasi pembaharuan pada antrean surel” pilih tidak lalu
enter
g. Tekan
ok atau enter pada langkah berikutnya
h. Tekan
ok pada jaringan lokal :
i. Pilih
tidak pada “gunakan promail untuk pengiriman lokal”
j. Nol
(0) pada batasan ukuran mailbox,
kemudian tekan ok /enter :
k. (+)
karakter ekstensi alamat lokal
l. Pilih
ipv4 pada protokol inter yang digunakan
m. Jika
sudah maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini
11. Tambahkan
subdomain mail pada db.ina
Dengan menggunakan perintah :
pico /var/cache/bind/db.ina
12. Pengujian
satu di port 25
Dengan
menggunakan perintah :
#
telnet mail.ina.web.id lan 25
#
mail from: ina
#
rcpt to: dina
#
data
#
(isi pesan)
#
quit
13. Pengujian
2 pada pop3 port110
14. Selanjutnya,
konfigurasi squirelmail
Dengan
memnggunakan perintah :
#
pico /etc/apache2/apache2.conf
Tambahkan
di baris paling bawah :
#
/etc/squirelmail/apache.conf
15. Ketikan
perintah :
#
pico /etc/squirrelmail/apache.conf
16. Kemudian
restart
Dengan
menggunakan perintah :
#
/etc/init.d.apache2 restart
17. Pengujian
WEBMAIL server
Cek
pada browser dengan menggunakan perintah :
Mail.ina.web.id
user : ina
pass : ina
18. Pengujian
log in dan kirim email
Setelah
log in klik compose kemudian isi penerima email dan isi pesan
19. Kemudian
log in dengan user kedua
User
: dina
Pass
: dina
20. Pengujian
log in dan cek email
Setelah
berhasil log in, kemudian akan muncul email masuk dari ina ke dina
21. Selesai
VI.
Kesimpulan
Dari
ini semua, dapat kita ambil kesimpulan mail server sangat diperlukan mengigat
kegunaannya yang sangat banyak, antara lain :
1. Menjaga
keamanan dari data spam dan virus
2. Dapat
menghubungkan email dengan domain yang berbeda
3. Mempermudah
user access
VII. Referensi

































nilai 90,
BalasHapuspada topologi tambahkan alamat mail,
pada kesimpulan:
"1. Menjaga keamanan dari data spam dan virus
2. Dapat menghubungkan email dengan domain yang berbeda
3. Mempermudah user access"
adakah pada hasil praktik?